Ketua Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul menghormati penetapan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Tapi, menurut Ruhut, isi pidato Aburizal kemarin itu, berlebihan."Bagus pidatonya. Tapi siapa yang buat pidatonya, sedih juga Pak Ical. Dalam pidatonya dikatakan, bendera (Golkar) dari Bogor-Jakarta berkibar. Bendera Merah Putih dari Sabang-Papua. Ini kebangetan. Kasihan Pak Ical," kata Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, (2/7).
Tak hanya itu, menurut Ruhut, mestinya, Aburizal juga meminta maaf kepada warga Jawa Timur, khusus korban lumpur Lapindo Sidoarjo pada saat penyampaian pidato politik tersebut.
"Siapa yang buat pidatonya. Kalau saya yang pidato. 'Permohonan (maaf) saya kepada rakyat Jatim untuk maju Capres, saya akan berjuang saya akan mau maju'. Ini terlalu angkuh yang buat pidatonya," terang Ruhut. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: