Kapolda Papua, Irjen Bigman Lumban Tobing, dianggap gagal menjalankan tugasnya setelah terjadi kerusuhan massa di wilayahnya kemarin menyusul penembakan terhadap aktivis Komite Nasional Papua Barat, Mako Tabuni.
"Kapolri harus segera menarik Kapolda Papua. Dia harus dicopot," kata anggota DPR Fraksi Partai Golkar asal Papua, Paskalis Kossay, kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Senayan Jakarta (Jumat, 15/6).
Ditambahkan Koordinator Kaukus Papua Parlemen itu, personel TNI dan polisi yang berkeliaran di sana harus ditarik agar Papua tenteram dan damai.
"Jumlah TNI dan Polri sangat berlebihan di lapangan. Ini membuat ketakutan bagi warga," paparnya.
Terkait penembakan terhadap Ketua I Komite Nasional Papua Barat, Mako Tabuni, Paskalis sangat menyesalkan kejadian tersebut.
"Kami sangat menyesalkan peristiwa penembakan terhadap salah satu aktivis Papua. Saksi mata mengatakan, dia dipegang lalu ditembak. Tapi aparat mengatakan dia melarikan diri," imbuhnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: