"Kita menduga mungkin ini ada kaitannya dengan situasi politik di Kalimantan Barat," kata dia di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Senin, 11/6).
Dikatakan dia, video disebar saat ayahnya belum mengantongi satupun surat rekomendasi pencalonan dari partai politik.
"Ini diblow up media disaat, walaupun PDIP sudah memberikan rekomendasi, dimunculkan seminggu sebelum Demokrat memberikan surat rekomendasi, tapi tidak bisa dibantah memang ada unsur politis," imbuh dia.
Ayah Karolin sendiri memastikan maju kembali bersama pasangannya yang lama, Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya. Keduanya didukung PDIP, Partai Demokrat, PKB, PDS, dan PIB.
Dalam video yang beredar April 2012 lalu, Karolin disebut-sebut berhubungan suami istri dengan politisi PDIP lainnya, Aria Bima. Karolin sudah dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPR terkait kasus itu, namun dia tidak datang karena tengah sakit. Karolin menyatakan kesiapannya untuk diperiksa Badan Kehormatan (BK) DPR.
[dem]
BERITA TERKAIT: