"Tidak mungkin saya datang tanpa strategi dengan waktu yang tersisa ini. Sosial media sudah pasti, karena saya memperkenalkan diri," katanya dalam wawancara di Studio
ANTV Epincentrum, Jakarta (Senin, 26/3).
Gubernur Sumatera Selatan mengaku makin semangat bertarung melihat lawan-lawan berat yang akan dihadapinya, seperti Fauzi Bowo, Joko Widodo, dan Hidayat Nur Wahid. Tapi popularitas tokoh, menurutnya, tidak menjamin keterpilihannya.
"Lawan semua berat. Tapi makin berat lawan makin semangat," serunya.
Slogan 'Tiga Tahun Bisa' akan diusung Alex Noerdin dan Nano Sampono, dalam kampanyenya. Pria kelahiran Palembang, 9 September 1950 itu siap mundur bila program yang dicanangkannya selama tiga tahun tidak berjalan baik.
Menurutnya, tiga tahun itu bukan sekadar slogan, melainkan sebuah janji. Alex Noerdin berjanji dalam tiga tahun Jakarta akan bebas banjir dan macet.
"Kalau selama tiga tahun tidak berhasil, kami siap mundur," tegasnya lagi.
Alex maju berpasangan dengan mantan komandan Paspampres Letnan Jenderal Marinir (Purn) Nono Sampono. Deklarasi Alex-Nono dilakukan pada 8 Maret di Hotel Sultan, Jakarta.
[ald]
BERITA TERKAIT: