"Jokowi sudah menjadi pembicaraan di dunia maya, Facebook, Twitter, internet, dan segala macam. Dia figur yang paling top di Indonesia," ujar Ketua Dewan Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 15/3).
"Itu menunjukkan masyarakat Jakarta itu membutuhkan figur yang bersih dan bersahaja dan itu ada di Jokowi. Jokowi itu simbol kerinduan rakyat terhadap pemimpinnya," sambung Syahganda.
Sementara pada saat bersamaan, dalam pengamatan Syahganda, Fauzi Bowo justru menjadi bahan olok-olok pengguna social media. Bahkan tak jarang, nama Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo dilecehkan. Melihat kontrasnya penyikapan masyarakat terhadap dua tokoh itu, Syahganda yakin, Jokowi akan menang bila ikut dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta.
"Masyarakat Jakarta adalah masyarakat rasional yang punya hati nurani. Artinya tidak bisa dibeli dengan uang. Walaupun pertaruhan uang itu akan terjadi kalau tidak ada figur yang bagus," jelasnya.
Hal inilah yang ditangkap mantan Danjen Kopassus Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Sebagai tentara handal, Prabowo tahu siapa orang yang diinginkan rakyat untuk menjadi pemimpin. Makanya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mendukung Jokowi untuk jadi cagub Jakarta.
"Kita mengapresiasi Prabwo. Karena dia berani mencalonkan Jokowi untuk jadi gubernur," tandas Syahganda. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: