Apakah Rakyat Solo Rela Jokowi Diambil Jakarta?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 07 Maret 2012, 17:02 WIB
Apakah Rakyat Solo Rela Jokowi Diambil Jakarta?
joko widodo/ist
RMOL. Tak hanya Alex Noerdin yang dikritik karena mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI, tapi juga kader PDI Perjuangan, Joko Widodo. Keduanya memang masih menjalani masa jabatan kepala daerah di daerah masing-masing.

"Apakah rakyat Solo rela pemimpin daerahnya diambil untuk jadi pemimpin di Jakarta? Janjinya dulu bagaimana?" ujar pakar politik senior dari CSIS, J. Kristiadi, kepada wartawan di gedung Nusantara DPR, Jakarta, Rabu (7/3).

Dia akui, siapapun tokoh yang mau memimpin Jakarta harus punya leadership teruji. Orang pintar banyak, tapi yang lebih penting adalah yang punya kepemimpinan.

"Tergantung mengemas isu dan punya mesin pemenangnya. Track record mereka bagaimana. Foke (incumbent) bagaimana, apa yang dijual dari keberhasilannya, saya rasa tidak ada yang bisa dijual," terangnya.

Dia juga mencermati calon lain yang cukup bagus adalah Letjen Marinir (Purn) Nono Sampono.

"Dia wakili figur Ali Sadikin dan akan bersaing kuat dengan foke," tandasnya.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA