Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Jero Wacik sesudah mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
"Kita kembali ke harga yang lama. Kan kita pernah 6.000," kata Menteri Jero kepada wartawan, Selasa (6/3).
Menurut Jero, keputusan ini diambil setelah Pemerintah mendengarkan pemaparan dari beberapa ahli dan pihak.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat kenaikan harga BBM, Pemerintah sudah mempersiap kompensasi kepada masyarakat.
"Kita sudah siapkan antisipasi, seperti bantuan kepada masyarakat miskin. Raskin itu kita perbanyak dan perlama, bantuan transportasi, bantuan pendidikan, CSR akan kita minta membuat bazaar-bazaar murah," demikian Menteri Jero.
[arp]
BERITA TERKAIT: