Anggota Komisi VII DPR Irna Narulita mempertanyakan itu pada saat rapat membahas BBM bersama Menteri Jero Wacik di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 28/2).
"Saya masih bingung, kompensasi ini kapan dilakukan. Apakah pada tahun 2012 atau 2013. Jangan sampai ini masuk ke ranah politik pada Pemilu nanti (2014)," kata Irna.
Politisi PPP ini menambahkan, kompensasi itu adalah bantuan yang harus diberikan kepada masyarakat yang betul-betul berhak menerima. Tapi, Irna yakin, di lapangan, akan sulit membedakan mana yang kaya dan mana yang miskin.
"Banyak yang mampu mengaku miskin," ujarnya.
Ia pun mengingatkan, kompensasi itu bertujuan untuk membantu kehidupan ekonomi masyarakat.
"Semestinya kompensasi itu adalah rahmat, bukan malah jadi malapetaka," paparnya.
Terakhir Irna mengusulkan, ke depan semestinya, kompensasi itu dibuat jangka panjang dan yang paling urgen. Jangan cuma yang sifatnya sementara saja.
"Seperti kompensasi di bidang pendidikan dan kesehatan," tambah istri anggota Komisi III DPR Dimyati Natakusuah yang pernah maju menjadi calon wakil gubernur Banten ini. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: