Gosip arogansinya sudah ramai dibicarakan masyarakat di jejaring sosial dan lewat BlackBerry Messenger sejak kejadian yang disebut terjadi pada Rabu malam (22/2). Maka itu Badan Kehormatan (BK DPR) memanggil politisi PAN itu untuk meminta klarifikasi.
"Untuk meminta penjelasan saja, duduk perkaranya sebenarnya seperti apa," kata Ketua BK DPR, M. Prakosa, beberapa saat lalu, di depan ruang BK, gedung Nusantara DPR, Senin, (28/2).
Saat ditanya siapa yang mengadukan Taufan, Prakosa hanya menjawab tidak ada.
"Kita undang (Taufan) karena ini sudah menjadi pembicaraan dimana-mana," jelasnya.
Soal rencana pemanggilan pihak Bandara, Prakosa mengatakan menunggu perkembangan pemeriksaan Taufan.
"Belum ada rencana, kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya," tegasnya.
Sementara Taufan saat ditemui di ruangan tunggu BK, belum bersedia memberi keterangan kepada wartawan.
"Nanti saja ya," pungkasnya.
Taufan mengaku memang sempat marah karena ada ketdakbecusan pelayanan di bandara dan akibatkan panjangnnya antrean penumpang yang turun dari pesawat. Dia pun sempat bersitegang dengan para petugas Bandara yang mendatanginya dengan lagak tak sopan. Dalam kejadian itulah ada insiden saling dorong dan keluar tuduhan menampar dari kepala petugas Bandara.
[ald]
BERITA TERKAIT: