Pria yang dilaporkan berumur 20 tahun tersebut berhasil diidentifikasi bernama Talat Ramia. Ia tewas selama pengobatan di sebuah rumah sakit di Ramallah karena mengalami luka peluru di bagian dada.
"Dia mengeluarkan banyak darah, usaha kami untuk menyadarkannya sia-sia, tak lama setelah itu dirinya kami nyatakan meninggal," ujar seorang dokter yang tak disebutkan namanya sebgaimana dikutip
Al Jazeera (Sabtu, 25/2).
Para pengunjuk rasa ini berkumpul di dekat pos pemeriksaan Qalandia setelah mereka mendengar bahwa di dekat Masjid al-Aqsa, yang berjarak 10 km dari pos pemeriksaan Qalandia, juga telah terjadi bentrokan.
Seorang Jurubicara militer Israel mengatakan bahwa pengunjuk rasa di Qalandia meluncurkan kembang api dengan jarak yang dekat dari pasukan militer Israel. Aksi peluncuran kembang api inipun dibalas dengan tembakan.
"Sebuah penyelidikan awal menunjukkan bahwa kembang api telah di tembakkan warga Palestina dengan jarak yang dekat. Ini membahayakan hidup tentara, yang kemudian membalas aksi tersebut dengan peluru tajam," ujar Jurubicara tersebut.
[arp]
BERITA TERKAIT: