Tujuh Korban Jembatan Cihideung Masih Belum Ditemukan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 19 Februari 2012, 21:10 WIB
Tujuh Korban Jembatan Cihideung Masih Belum Ditemukan
ist
RMOL. Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan pencarian 7 orang yang hanyut akibat runtuhya jembatan bambu sepanjang 25 meter di Kali Cihideung di Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor petang tadi pukul 18.30 WIB.  

Kabar terkini, dari 24 korban dikabarkan bahwa 1 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, dan 15 orang selamat. Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal bernama Umamah, umur 35 tahun warga RT 01/RW3 kampung Pabuaran Desa Cibanteng. Tujuh orang yang hanyut tersebut diketahui merupakan warga Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat itu hendak menghadiri acara Maulid pada pukul 10.00 WIB.

"Sedangkan 7 orang hilang adalah Eka (9), Rafi (5), Dini (9). Zahra (6), Apoy (9), Tiara (10), Maesaroh (10). Sedangkan 15 korban selamat sudah pulang ke rumah masing-masing, pada umumnya mengalami luka ringan seperti lecet dan shock," kata Kapala Informasi dan Humas BNPB DR Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan resminya kepada redaksi (Minggu, 19/2).

Sebagian besar korban adalah anak-anak yang menyeberangi jembatan bambu. Kondisi sungai alirannya agak deras. Jembatan tersebut adalah jembatan yang dibangun masyarakat untuk menghubungkan kampung Cibanteng Pabuaran dan Kompleks IPB. Korban hanyut saat jembatan putus, saat meraka akan menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di wilayah Kampus Darmaga IPB.

Tim SAR gabungan sebanyak 98 orang terdiri dari BPBD Bogor, SAR, TNI, Polri dan masyarakat telah melakukan penyisiran. Penyisiran sudah dilakukan hingga 15 km ke arah hilir mencapai jembatan Rumpin.

"Pencarian akan diteruskan besok pagi. Saat ini masih dilakukan rapat koordinasi dan evaluasi di posko tanggap darurat. Pendataan korban hilang masih dilakukan," imbuh dia. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA