"Karena saya tidak diundang, maka saya tidak menonton," kata Ketua Umum PDI Perjuangan itu disela jumpa pers di Ruang Fraksi, Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Selasa (14/2).
Untuk diketahui, semalam Presiden SBY menggelar dialog dengan wartawan Istana Negara. Ada berbagai isu yang dibahas dalam dialog tersebut, mulai dari Century hingga FPI.
Namun, Gurubesar Psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk menilai bahwa dialog sarat dengan rekayasa, settingan, membosankan dan pencitraan. Dialog itu mirip dengan cara tanya jawab yang dilakukan Presiden Soeharto.
Pihak Istana sendiri sudah membantah isu kalau dialog semalam adalah disetting. Julian menegaskan pihak Istana tidak mengatur pertanyaan yang harus diajukan kepada Presiden. Pedoman kebebasan pers, lanjutnya, tetap dijunjung tinggi dalam acara yang berlangsung tadi malam di Istana Negara.
[arp]
BERITA TERKAIT: