Ruhut Sitompul misalnya, secara terbuka menyampaikan permintaanya agar Anas mundur. Dia sudah tidak malu-malu kucing lagi mengatakannya. Sementara Sutan Bhatoegana membantahnya.
Di forum yang sama, saat diwawancara
TV One, Sutan mengatakan bahwa pendapat yang disampaikan Ruhut atau juga kader Demokrat lainnya terkait pengunduran diri Anas tak lebih sebagai dinamika internal. Hal itu tak lebih sebagai kicauan-kicauan indah dari pribadi-pribadi kader.
"Sebenarnya (Ruhut) sayang, cinta Demokrat. Yang benar adalah yang dikeluarkan resmi oleh partai, yaitu oleh Sekretaris Dewan Pembina Andi Mallarangeng," bantah Sutan beberapa saat lalu (Kamis, 2/2).
Sutan pun menegaskan, segala dinamika tersebut tak akan terlalu berpengaruh pada partai. Para pengurus DPP tetap optimistis karena tetap solid.
"Selagi masih ada yang membina, yang bernama SBY, insya Allah. Itu perekat, pemersatu," kata Sutan menambahkan bantahan.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: