"Ini kan negara demokrasi, silakan menyuarakan suara, beropini, tidak ada larangan," kata Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 29/1).
Ramadhan hanya mengingatkan bahwa untuk menghentikan pemerintahan SBY-Bodiono tidaklah gampang, sebab harus ada alasan konstitusional yang diatur dalam UU. Sementara selama ini, tidak ada bukti sedikitpun SBY telah melanggar konstitusi.
Ramadhan pun menuding ada pihak-pihak tertentu yang menunggangi gerakan mahasiswa. Namun saat ditanya siapakah pihak-pihak tersebut, Ramadhan enggan membukanya.
"Yang pasti gerakan ini tidak kosong (dari kepentingan pihak tertentu). Dan yang pasti juga, orangnya itu-itu juga yang selama ini anti SBY," demikian Ramadhan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: