"Ini ada dua wilayah, pertama sisi pembelajarannya di SMK. Kedua, di PT Solo Manufaktur Kreasi (Soloman Kreasi) dan PT Solo Techno Park, kita siapkan rencana industrinya" terang pria bersapaan Jokowi itu di depan Komisi VI, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Rabu, 25/1).
Kerjasama tersebut, lanjut dia, membuahkan hasil dua tahun lalu saat mobil Kiat Esemka dilahirkan. Meski sudah dipamerkan di beberapa wilayah di Pulau Jawa (mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, juga Solo) minat publik belum terlihat. Namun Jokowi yakin mobil tersebut tidak kalah bagus dengan mobil lain.
"Dua tahun tidak diperhatikan, kita perbaiki yang jelek-jelek. Januari 2012, mobil ini jadi mobil nasional Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo. Setelah itu media geger, saya pun kaget," ujarnya.
Jokowi menegaskan, Kiat Esemka sudah siap produksi massal segera setelah uji emisi, uji kelayakan, dan proses registrasi lain diselesaikan. Hanya dia menegaskan, mobil itu lebih merupakan industri rakyat. Komponennya banyak didatangkan dari industri rumah tangga, misalnya knalpot dari Purbalingga, pelek dari Tegal, dan engine block dari Klaten.
[ald]