Sebagaimana diberitakan
BBC (Sabtu, 24/12), hari ini, sekitar 50 ribu orang rencananya akan memadati jalan raya ibukota untuk menuntut Pemilu ulang. Sementara Hasil Pemilu sebelumnya telah memenangkan partai milik Perdana Menteri Vladimir Putin.
Data ini diperoleh setelah sebelumnya lebih dari 47 ribu orang menyatakan akan mengikuti demonstrasi itu melalui situs jejaring sosial
facebook. Pihak oposisi memang memanfaatkan situs jejaring sosial
facebook dalam mempropagandakan tuntutan Pemilu ulangnya.
Pihak oposisi mengklaim bahwa aksinya nanti akan menjadi protes anti pemerintah yang terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991.
Pihak oposisi menuntut agar keputusan hasil pemilu dibatalkan karena diduga banyak terjadi kecurangan. Mereka juga mendesak pemerintah agar segera melakukan Pemilu ulang secepatnya.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: