"Kita akan terus bertahan, bahkan akan menginap di sini, jika aparat tidak mengembalikan teman kami," ujar salah seorang mahasiswa UBK, Faren kepada
Rakyat Merdeka Online, Sabtu petang (17/12).
Memang dalam aksi yang digelar sejak sore hari, tiga mahasiswa tertangkap. Mereka adalah Rezky dari Universitas Jayabaya, Rono dari Universitas Pamulang dan Eryanto dari Universitas Nasional. Sedangkan teman yang pingsan dua orang masih belum diketahui.
"Biarpun ditembus peluru, kita tidak akan bergerak dari depan Istana Negara, kalau perlu kita akan menginap sampai SBY-Boediono turun," teriak salah seorang peserta aksi.
Mereka mengaku, jika aparat-lah yang membuat mereka bertindak anarkis. Mereka juga mengakui jika tindakan represif yang dilakukan polisi adalah perintah SBY.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: