"Saya sama sekali tidak mau bicara uang. Kita ini bukan dagang. Sepanjang saya bisa, saya bantu. Tapi kalau soal itu, saya tidak mau," jelas Nudirman menanggapi tudingan tersangka kasus pembahasan Dana Infrastruktur Percepatan Daerah (DPID) Wa Ode Nurhayati bahwa dirinya pernah meminta sejumlah uang agar kasusnya ditutup.
Nudirman mengaku pernah bertemu dengan pengacara Wa Ode Nurhayati, yaitu Wa Ode Nurzainab. Nurzainab juga adalah keluarga polikus PAN tersebut. Pertemuan itu di sela-sela Nurzainab saat menjadi pengacara anggota DPRD Cirebon mengadukan kasus kliennya ke Komisi III DPR beberapa waktu lalu.
"Saya tidak tahu kalau dia itu pengacara Wa Ode. Dia sendiri yang memperkenalkan. 'Bang, saya ini pengacara Wa Ode'," ungkap Nudirman, anggota Komisi III DPR ini, menirukan pernyataan Nurzainab.
Dalam pertemuan tersebut, jelas Nudirman, Nurzainab menjelaskan bahwa Wa Ode adalah alumnus Himpunan Mahasiswa Islam. Karena itu dia meminta Nudirman, yang saat itu menyelidiki kasus Wa Ode di Badan Kehormatan, membantu.
"Kalau untuk soal itu, karena sesama HMI saya siap bantu. Sepanjang (Wa Ode) benar dan tidak melanggar aturan yang berlaku," tegas Nudirman seraya menambahkan sama sekali dirinya tidak ada berbicara soal uang imbalan.
Bahkan, kata Nudirman, pengacara Wa Ode, Nurzainab juga mengaku tidak pernah ada permintaan uang. "Yang disampaikan Wa Ode bertolak belakang dengan apa yang disampaikan pengacaranya. Anda sendiri dengarkan tadi pembicaraannya?" ungkap Nudirman.
Memang, saat
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 12/12), menghubungi Nudirman, politikus Golkar itu sedang berbicara lewat sambungan telepon dengan seseorang. Pembicaraan dengan orang yang diklaim Nudirman sebagai pengacara Wa Ode itu sengaja diperdengarkan. "Biar (RMOL) juga dengar," kata Nudirman beralasan.
[zul]
BERITA TERKAIT: