Perusahaan riset iSuppli mengatakan bahwa tablet Kindle Fire dengan harga US$ 199 atau sekitar Rp 1,8 juta tersebut dijual dibawah biaya produksi. Lebih lanjut, iSuppli mengatakan bahwa Kindle Fire, yang akan segara didistribusikan ke berbagai negara pada pekan ini, seharusnya dijual dengan harga US$ 201,70 atau sekitar Rp 1,9 juta.
"Mungkin karena Amazon memang tidak fokus menghasilkan uang di (
hardware) Kindle, melainkan pada konten berbayar dan produk (penunjang) lainnya," ujar Andrew Rassweiler dari iSuppli sebagaimana dikutip Straits Times (Sabtu, 19/11).
Kindle Fire adalah sebuah tablet PC terbaru keluaran dari Amazon, yang diluncurkan pada akhir September lalu, dan terkenal dengan harganya yang sangat murah.
Tablet berukuran 7 inchi ini berbasiskan pada sistem operasi Android, memiliki kapasitas penyimpanan 8 GB. Namun, tablet ini tidak dilengkapi dengan kamera dan microphone, yang menjadikan Kindle Fire tidak bisa digunakan untuk video call dan merupakan salah satu kelemahan Kindle Fire jika dibandingkan dengan tablet lain.
[ald]
BERITA TERKAIT: