Kindle Fire, Tablet yang Dijual di Bawah Biaya Produksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 19 November 2011, 13:55 WIB
RMOL. Sebuah perusahaan riset mengklaim bahwa tablet PC pabrikan Amazon yang diberi nama Kindle Fire sebagai tablet termurah yang dijual dibawah biaya produksi.

Perusahaan riset  iSuppli mengatakan bahwa tablet Kindle Fire dengan harga US$ 199 atau sekitar Rp 1,8 juta tersebut dijual dibawah biaya produksi. Lebih lanjut, iSuppli mengatakan bahwa Kindle Fire, yang akan segara didistribusikan ke berbagai negara pada pekan ini, seharusnya dijual dengan harga US$ 201,70 atau sekitar Rp 1,9 juta.

"Mungkin karena Amazon memang tidak fokus menghasilkan uang di (hardware) Kindle, melainkan pada konten berbayar dan produk (penunjang) lainnya," ujar Andrew Rassweiler dari iSuppli sebagaimana dikutip Straits Times (Sabtu, 19/11).

Kindle Fire adalah sebuah tablet PC terbaru keluaran dari Amazon, yang diluncurkan pada akhir September lalu, dan terkenal dengan harganya yang sangat murah.

Tablet berukuran 7 inchi ini berbasiskan pada sistem operasi Android, memiliki kapasitas penyimpanan 8 GB. Namun, tablet ini tidak dilengkapi dengan kamera dan microphone, yang menjadikan Kindle Fire tidak bisa digunakan untuk video call dan merupakan salah satu kelemahan Kindle Fire jika dibandingkan dengan tablet lain.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA