PNS, TNI, dan Polri Layak Dipertanyakan Bila Hidup Hedonis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 15 November 2011, 16:58 WIB
PNS, TNI, dan Polri Layak Dipertanyakan Bila Hidup Hedonis
desmon/ist
RMOL. Latar belakang anggota DPR sangat beragam. Ada yang memiliki latar belakang pengusaha, pejabat, sehingga memungkinkan memiliki kekayaan yang berlimpah.

"Kalau ada beberapa teman kayak Bambang Soesatyo (anggota Komisi III DPR), sebelum saya kenal di DPR, sudah naik Bentley, Hummer. Herman Hery (anggota Komisi III DPR), saya kenal lama dengan dia. Sudah gonti-ganti mobil mewah," kata anggota Komisi III DPR Desmon J. Mahesa kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 15/11).

Karena itu, dia menyarankan, Ketua KPK Busyro Muqoddas sebaiknya mengusut dulu harta kekayaan anggota DPR yang ia nilai hidup hedonis dan bermewah apakah didapat dari cara-cara melanggar hukum sebelum tuding sana-sini.
 
"Cek dulu laporan keuangan pajak dia, benar nggak. Kalau nggak benar, baru Busyro menindak gitu kan. Jangan sampai jadi mainan politik. Nggak bermutulah menurut saya. Lebih baik kita perbaiki bangsa ini," beber Desmon.

Berbeda misalnya, pegawai negeri sipil atau pejabat polisi dan militer, dimana mereka semua adalah pejabat karir. Kalau ditemukan memakai gaya hidup mewah, barulah layak dipertanyakan. Darimana mereka mendapatkan harta tersebut. Atau, jelas Desmon, mantan aktivis, yang tiba-tiba kaya raya setelah jadi anggota DPR juga layak untuk dipertanyakan.

Kalau Anda biasanya naik mobil apa?

"Saya sih sebelum jadi ini (DPR) biasa saja. Saya naik Pajero Sport. Kadang-kadang pakai mobil istri saya. Istri saya notaris. Makanya apa saya salah, kalau tiba-tiba naik Mercy, naik Alphard punya istri saya," jawabnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA