"Sebab itu (saya) sangat setuju posisi Ketua KPK dikocok ulang," tegas deklarator Pengawas KPK, Neta S Pane, kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Komisi III DPR tak lama lagi akan menggelar
fit and proper test untuk memilih 4 nama dari 8 nama calon pimpinan KPK yang sudah masuk ke DPR. Keempat calon itu nantinya akan menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar dan M Jasin.
Menurut Neta, pemilihan pimpinan KPK baru ini bisa dijadikan momentum untuk melakukan kocok ulang Ketua KPK. Karena dia mengatakan, Busyro tidak serta merta tetap menjadi ketua lembaga anti korupsi itu seiring dengan pergantian pimpinan lainnya.
"Apalagi dengan sikap Busyro yang mulai cenderung aneh dan curhat. Publik tidak akan bisa berharap banyak lagi pada yang bersangkutan," tekan Ketua Presidium Indonesia Police Wacth ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: