Prof. Hendrawan Pakai Avanza karena Tak Ada Mobil Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 15 November 2011, 08:48 WIB
Prof. Hendrawan Pakai Avanza karena Tak Ada Mobil Nasional
hendrawan supratikno/ist
RMOL. Berbeda dengan politisi lainnya yang reaksioner menanggapi pernyataan Busyro Muqoddas soal pejabat negara yang bergaya hidup hedonis, anggota Komisi VI DPR Prof. Hendrawan Supratikno malah berterima kasih kepada Ketua KPK tersebut. Karena sebagai anggota Dewan yang mengemban amanah rakyat, dirinya terus diingatkan.

"Saya berterima kasih sekali. Karena itu berarti menambah kemampuan self correction saya. Tapi, teman-teman yang biasa pakai mobil mewah, yang diperoleh dari usaha, warisan orang tua, mungkin agak kurang nyaman. Kan seperti itu," kata Hendrawan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 15/11).

Karena memang, sebut politisi PDI Perjuangan ini, pernyataan Ketua KPK itu memang ada kecenderungan mengandung kebenaran. Tetapi, gaya hidup mewah tidak berlaku untuk semua politisi.

"Politisikan sama dengan profesi lainnya. Pengusaha juga begitu. Ada pengusaha yang sederhana, ada pengusaha yang glamour, artis juga begitu. Ada yang sederhana, ada juga artis yang berlebihan. Politisi juga sama," jelasnya.
 
Dan jangan lupa, katanya mengingatkan, gaya hidup hedonis adalah ciri masyarakat luas. Politisi adalah cerminan kecil dari apa yang terjadi di masyarakat. "Karena memang masyarakat kita masyarakat yang demen, suka sensasi. Seperti kita lihat acara protokoler, seremonial yang berlebihan. Jadi masyarakat kita sendiri yang syarat sensasi, tapi surut substansi," ungkapnya.

Kalau Anda sendiri dalam sehari-hari pakai mobil apa?

"Mobil saya ada dua. Satu mobil Fotuner, mobil dinas. Satu lagi mobil keluarga, Avanza. Karena kami latar belakangnya dosen. Bahkan kami sebenarnya ingin mencari mobil nasional. Tapi nggak ada. Jadi Avanza dianggap representasi umum," jawab gurubesar Fakultas Ekonomi UKSW Salatiga ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA