"Mereka dinilai potensial sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur," kata Priyo di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Senin, 14/11).
Kepada siapa tiket akan diberikan, Golkar belum memutuskannya. Golkar kata Priyo, akan menunggu dulu elektabilitas ketiganya melalui survei yang akan dilakukan kemudian.
"Golkar patuh dengan mekanisme baru, yakni mekanisme survei," katanya lagi.
Priyo menambahkan, tak tertutup kemungkinan partai Golkar hanya mengusung calon wakil gubernur pada Pilgub DKI mendatang.
"Pada saatnya nanti kita tentukan, apakah membidik gubernur atau wakil gubernur," imbuhnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: