"(Survei akan menanyakan) apakah betul yang mereka dapatkan jauh lebih baik dibandingkan dengan jamaah haji dari Malaysia, Brunei, dan Singapura," kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay kepada
Rakyat Merdeka Online siang ini, (Senin, 14/11).
Menurut Saleh, pemerintah tidak etis menilai apa yang dilakukannya sendiri tanpa ada ada penilaian dan evaluasi yang objektif. Apalagi, masih kata Saleh, sampai saat ini belum semua jamaah haji kembali ke Tanah Air. "Baru empat kloter (kelompok terbang) yang sudah pulang. Dari sisi apa dia menyebut sukses," gugat Saleh.
Pelaksanaan ibadah haji yang baik merupakan hajat hidup orang banyak. Salah satu alasan pembentukan Kementerian Agama adalah untuk mengurus pelaksanaan ibadah haji. Makanya, saat ini ada direktorat jenderal haji di kementerian yang dipimpin Ketua Umum PPP. "Bila memang (dalam survei ditemukan gagal) dia perlu dicopot meski masa reshuffle kabinet sudah lewat. Kalau memang dia gagal," tekannya.
[zul]
BERITA TERKAIT: