Dari Sabang Sampai Merauke Harga Mati!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Jumat, 11 November 2011, 23:54 WIB
Dari Sabang Sampai Merauke Harga Mati<i>!</i>
ist
RMOL. Momentum Hari Pahlawan harus dimaknai bukan hanya untuk menumbuhkembangkan kembali wawasan sejarah, khususnya mengenai perjuangan para pejuang dan memupus minat budaya pop di kalangan muda, tapi juga menjadi semangat untuk seluruh anak bangsa untuk keluar dari semua permasalahan yang ada.

"Harus mampu menjadi semangat bagi seluruh anak bangsa untuk dapat keluar dari segala kondisi bangsa yang carut marut, perbaikan ekonomi, pendidikan, serta kehidupan yang layak," ujar aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa Batavia Raya, Rahmat Sholeh dalam rilisnya yang diterima redaksi (Kamis, 11/11).

Selain itu, semangat para pahlawan harus bisa meneguhkan kembali keutuhan NKRI dan juga semangat untuk meningkatkan pemberantasan korupsi yang telah merugikan negara.

Untuk itu, Rahmat mengajak agar semua elemen anak bangsa dan pemerintah untuk membumikan bahwa NKRI dari Sabang sampai Merauke harga mati sebagai mana dicita-cita para founding father. Segera percepat dan tegas dalam pemberantasan korupsi dengan tidak pandang bulu.

Pemerintah, menurutnya, harus memperhatikan daerah-daerah yang sedang berkembang sehingga tidak ada kesenjangan sosial diantara daerah-daerah lain.

"Pemerintah harus segera memperbaharui kontrak karya perusahaan asing yang ada di Indonesia demi kemaslahatan rakyat Indonesia. Pemerintah harus segera menerapkan dalam kehidupan sehari-hari empat pilar kebangsaan sebagai benteng nasionalisme terakhir dan sebagai pembentuk karakter anak bangsa," imbuhnya. [dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA