"Itu yang saya lihat partai ini prospeknya, ya (Nasdem) lolos PT tapi partai kecil, seperti Gerindra dan Hanura 2009, untuk sementara ya," kata pengamat politik M. Qodari kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).
Nah, soal penguasaan media, Qodari belum melihat itu akan menjadi faktor penentu yang membuat Nasdem menjadi besar. Tapi, katanya, tentu tesis bahwa media berpengaruh terhadap sebuah partai menarik untuk dicermati. Nasdem memang saat ini ditopang dua tokoh pemilik media Tanah Air Surya Paloh dan Hary Tanoesudibjo.
"Tapi kita belum bisa membuat prediksi sekarang ini. Kita harus lihat perjalanan Nasdem sampai 2013 atau awal 2014 awal. Karena gini, kinerja partai itu bisa naik turun," jelasnya.
Dia mencontohkan Partai Hanura yang pada awalnya bagus. Tapi menjelang Pemilu 2009, malah seperti kehabisan nafas dan energi. Akhirnya, bisa disalip Gerindra yang bergerak belakangan ini. Di DPR, kursi Gerindra memang lebih banyak dibanding Hanura. Gerindra mengantongi 26 kursi sedangkan Hanura 17 kursi.
[zul]
BERITA TERKAIT: