RMOL. Kehadiran partai baru di Indonesia bisa dibagi dalam tiga kelompok. Pertama dan ini yang mayoritas, partai politik tidak lolos ambang batas dan hanya ikut satu pemilihan umum ke Pemilu berikutnya.
Hal itu dikatakan pengamat politik M. Qodari saat dimintai pendapat atas tekad Partai Nasdem, yang mengaku kehadirannya tidak hanya ingin menembus DPR tapi ingin menjadi pemenang Pemilu.
"Kedua lolos PT (parlimentary treshold) tapi hanya menjadi partai kecil. Kursinya nomor satu dan dua dari bawah. Misalnya Gerindra dan dan Hanura pada tahun 2009," kata Qodari kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).
Tipologi ketiga adalah partai baru yang jadi partai menengah. Dan itu hanya terjadi pada Pemilu 2004, yaitu dialami Partai Demokrat.
"Nah, belum pernah ada ada partai yang betul-betul baru ikut Pemilu lalu menjadi menang. Kalau ada yang menyebut PDIP pada 2009, tapi PDIP namanya saja yang baru kan partai lama. Jadi nggak bisa dijadikan contoh," jelas peneliti Indo Barometer ini.
Karena itu, dia memprediksi berdasarkan pengalaman sebelumnya, Nasdem paling mungkin hanya bisa masuk pada kelompok kedua atau ketiga.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: