Partai Golkar, yang sejak tahun 2008 sudah mengusulkan penetapan mantan penguasa Orde Baru sebagai pahlawan, tampaknya tidak bisa menerima dalih Menko Polhukam itu.
"Kalau gubernur dari Golkar kan sudah melalui keputusan politik partai, dimana pada rapim-rapim sebelumnya selalu mendukung mengenai pencalonan Pak Harto sebagai pahlawan nasional. Sudah melalui instrumen partai," kata Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo kepada
Rakyat Merdeka Online petang tadi (Selasa, 8/11).
Anggota DPR ini tetap meyakini bahwa pemerintah memang tidak memiliki
political will untuk menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Bukan karena tidak ada yang mengusulkan.
"Yang namanya gubernur, bupati masih di bawah kendali pemerintah pusat. Apakah berani, punya nyali dia, sudah tahu disitu ada tembok (pemerintah pusat tidak sepakat) masak mau ditabrak (lagi oleh gubernur)," tandasnya.
[zul
BERITA TERKAIT: