"Partai itu kewajibannya menyiapkan kepemimpinan bangsa ke depan. Kalau tidak berani menyiapkan kadernya, jangan jadi partai politik," kata Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim kepada
Rakyat Merdeka Online petang ini (Kamis, 27/10).
Tapi PKS tidak mau buru-buru menetapkan siapa calon presiden yang akan diusung pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Karena, dalihnya, ke depan yang dibutuhkan adalah kepemimpinan yang visioner, tegas, memberikan pencerahan, dan memberikan energi bagi semua anak bangsa.
"Dan itu tidak cukup waktu yang pendek (untuk mempersiapkannya), butuh waktu agak panjang untuk berpikir tentang itu," imbuhnya.
Meski belum juga menetapkan Capres, PKS tidak takut ketinggalan
start dengan partai-partai lain yang sudah menetapkan siapa calonnya, seperti Golkar mengajukan Aburizal Bakrie dan Gerindra sejak awal menjagokan Prabowo Subianto.
[zul]
BERITA TERKAIT: