Ia juga menyesalkan kehadiran tentara NATO di Libya yang semakin memperburuk dan memperuncing konflik di negara tersebut.
Menurut Ahmadinejad, wajar jika suatu rakyat menginginkan sebuah perubahan ke arah yang lebih adil dan bebas. Namun, ia menyesalkan jika harus ada korban tewas dalam proses perubahan tersebut.
"Keadilan menyatakan bahwa tidak ada yang harus membunuh (orang) yang lain. Tak seorang pun, tak seorang pun, tak seorang pun memiliki hak untuk membunuh orang lain, baik pemerintah maupun lawan," ujar Ahmadinejad seperti dikutip dari
CNN (Minggu, 23/10).
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: