Demikian salah satu rekomendasi para pemuda setelah mengadakan pertemuan
ASEAN Ministerial Meeting on Youth di Hanoi, Vietnam, yang berlangsung pada 17-21 Oktober. Juga hadir, delegasi pemuda dari Jepang, Korea Selatan dan China.
Selain itu, pemuda ASEAN yang tergabung dalam
Youth Caucus of ASEAN juga merekomendasikan kepada pemerintah negara-negara di ASEAN membangun kerjasama yang kuat dan berbagi pengalaman melalui berbagai agenda pelatihan dan pendampingan kewirausahaan.
Hal ini sangat perlu ditekankan, kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengikuti pertemuan tersebut kepada
Rakyat Merdeka Online, mengingat pergeseran pertumbuhan ekonomi dunia saat ini sedang bergerak menuju kawasan ASEAN.
"Oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama yang kuat untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi tersebut melalui peningkatan kualitas dan kuantitas pemuda ASEAN yang menjadi
entrepreneur sehingga terbangun peradaban ASEAN yang kreatif serta inovatif di masa yang akan datang, melalui integrasi ekonomi yang kuat di negara-negara ASEAN," tegas Dahnil, yang membidangi masalah pemberdayaan buruh, tani nelayan ini di PP Pemuda Muhammadiyah.
[zul]
BERITA TERKAIT: