"Meski Pak Anis Sekjen, kami berpendapat itu pernyataan personal," ujar Ketua DPP PKS, Nasir Jamil, saat diwawancara
TV One beberapa saat lalu (Sabtu, 8/10).
Yang pasti, katanya, reshuffle harus dilakukan atas dasar kebutuhan, bukan atas dasar keinginan
like and dislike (suka atau tidak suka) terhadap menteri yang ada.
"Kalau reshuffle atas keinginan, maka itu akan di catat sejarah bahwa Presiden tidak kapabel," katanya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: