"Di mana kinerja Polri selama ini. Polisi lagi-lagi kecolongan dalam menangani masalah terorisme di tanah air," kata aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Fery Yuliantono melalui pesan singkatnya (Selasa, 27/9).
Lebih lanjut Fery menyatakan, ledakan bom di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Minggu kemarin (25/9) akan menghancurkan ekonomi yang saat ini mulai membaik.
"Jelas, ledakan itu akan berimbas pada masalah perekonomian di Indonesia yang saat ini sedang membaik," katanya.
Fery menuding, kepolisian selama ini tidak pernah mengaktifkan intelijennnya sehingga kembali kecolongan. Kalau kepolisian aktif dengan intelijennya pasti bom di Solo tidak akan terjadi.
"Atas kejadian ini, kita meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan evaluasi kinerja Kapolri. Jika perlu Kapolri segera di ganti," pintanya.
[dem]
BERITA TERKAIT: