Jenderal Timur Pradopo Layak Dicopot!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 27 September 2011, 21:37 WIB
Jenderal Timur Pradopo Layak Dicopot<i>!</i>
jenderal timur/ist
RMOL. Kendati pelaku bom bunuh diri di Solo sudah diketahui, namun peristiwa tersebut menyisakan tanda tanya besar bagi aparat Kepolisian. Tentunya, Kinerja Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo layak dipertanyakan.

"Di mana kinerja Polri selama ini. Polisi lagi-lagi kecolongan dalam menangani masalah terorisme di tanah air," kata aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Fery Yuliantono melalui pesan singkatnya (Selasa, 27/9).

Lebih lanjut Fery menyatakan, ledakan bom di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Minggu kemarin (25/9) akan menghancurkan ekonomi yang saat ini mulai membaik.

"Jelas, ledakan itu akan berimbas pada masalah perekonomian di Indonesia yang saat ini sedang membaik," katanya.

Fery menuding, kepolisian selama ini tidak pernah mengaktifkan intelijennnya sehingga kembali kecolongan. Kalau kepolisian aktif dengan intelijennya pasti bom di Solo tidak akan terjadi.

"Atas kejadian ini, kita meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan evaluasi kinerja Kapolri. Jika perlu Kapolri segera di ganti," pintanya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA