Karena itu, Kepolisian bisa memastikan bahwa pelaku adalah seorang laki-laki.
Bila kepala masih utuh, sementara perut pelaku mengalami luka-luka. Atas kondisi itu, Kombes Djihartono, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, mengatakan, bom diikat dipinggang.
Tapi, soal masalah lainnya, seperti umur dan dari kelompok mana yang bersangkutan, dia yang berbicara di
Metro TV ini belum bisa memberikan keterangan.
Karena tim masih bekerja untuk melakukan indentifikasi.
Rencananya siang ini, Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan mengunjungi tempat kejadian perkara.
[zul]