"Berdasarkan juklak di Golkar, dalam Pemilukada para bakal calon harus melalui tahap survei yang dilakukan DPP, termasuk di DKI Jakarta," kata Ketua DPP Partai Golkar Ade Komarudin di Jakarta, hari ini.
Partai Golkar tetap menggelar survei meski salah satu kandidat yang akan maju adalah besan Aburizal Bakrie yang juga Ketua Golkar DKI Jakarta Prya Ramadhani. Kata Ade, sekalipun calon tersebut memiliki kedekatan khusus dengan ketua umum Golkar tetap menjalankan mekanisme survei.
"Di Golkar sudah tidak ada yang namanya faktor kedekatan. Kita akan ikuti aturan organisasi dengan baik dan benar," tandas Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) ini.
Sejauh ini ada tiga kandidat yang sudah menyatakan akan maju. Ketiganya adalah Wakil Sekjen Partai Golkar yang juga anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya; Ketua Golkar DPD DKI Jakarta, Prya Ramadhani; dan Wakil Bendahara Golkar Aziz Syamsuddin. Golkar, lanjut Ade, akan segera mengumumkan hasil survei yang diikuti tiga kandidat tersebut.
"Sementara ini masih ada tiga nama. Kami akan segera mengumumkannya, mungkin paling lama Oktober sudah diketahui siapa yang akan diusung," pungkas Sekretaris Fraksi Golkar ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: