"Pertumbuhan ekonomi tahun ini didukung oleh investasi, ekspor, dan konsumsi masyarakat," kata Presiden SBY dalam pidato Nota Keuangan 2012 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 16/8).
Dari sisi produksi, untuk menumbuhkan ekonomi, pemerintah akan menggerakan sektor sektor industri pengolahan; sektor pertanian; dan pertambangan.
"Sementara itu, kenaikan harga komoditas dunia serta cuaca ekstrim yang terjadi di beberapa wilayah, telah memberi tekanan pada laju inflasi di dalam negeri. Pada tahun 2010, laju inflasi mencapai 6,96 persen, sementara hingga bulan Juli tahun ini, inflasi kita mencapai 4,61 persen. Pemerintah telah dan akan menempatkan pengendalian harga-harga sebagai prioritas utama, dalam menjaga stabilitas ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat," kata SBY lagi.
Dikatakan SBY, penyaluran kredit perbankan sampai dengan bulan Juni 2011 terus meningkat hingga mencapai Rp1,973 triliun, atau tumbuh lebih dari 23 persen. Kondisi kesehatan perbankan juga makin kuat. Rasio kecukupan modal bank umum hingga Mei 2011, relatif terjaga 17,4 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah bank umum berhasil diturunkan menjadi sekitar 2,6 persen pada akhir tahun 2010.
[dem]
BERITA TERKAIT: