Seperti diketahui, pengguna layanan
BlackBerry Massanger, disuguhi seruan agar tidak menyimak pidato SBY tersebut. Adalah Koalisi Rakyat Males Dibohongi SBY yang menyebar pesan. Siapa, pihak mana saja yang termasuk koalisi Rakyat Males Dibohongi SBY tidak jelas. Tapi pesannya sangat jelas, ajakan untuk tidak menyimak pidato Presiden SBY besok. Dalam seruannya, masyarakat diajak untuk mematikan televisi saat SBY menyampaikan pidato sebagai bagian untuk menghemat energi.
"Seruan itu sangat kreatif. Saya kira kita menyambut saja kreatifitas tersebut," kata Haris kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 15/8).
Bagi Haris, gerakan tersebut sangat wajar dan benar adanya. Langkah 'memboikot pidato SBY', harus didukung dan masyarakat harus turut serta. Sebab, katanya, hal tersebut sebagai bagian untuk mensukseskan program yang selama ini dikampanyekan SBY; Hemat Energi.
"Selama ini SBY kampanyekan program hemat energi. Mematikan televisi selama dua jam, selama SBY berpidato besok bagian dari menjalankan program SBY. Kita bantu SBY karena selama ini dia kesulitan mengatasi kelangkaan energi," katanya.
Di lain sisi, Haris membandingkan, apa yang disampaikan SBY selama ini tidak pernah ada buktinya. Rakyat hanya dibohongi.
"Sudah capek dibohongi SBY. Mari kita dukung (mematika televisi besok)," cetus Haris.
[dem]
BERITA TERKAIT: