Nazaruddin diringkus dua orang polisi setempat saat duduk-duduk di daerah Cartagena, Kolombia. Kepada aparat, Nazaruddin mengelak dan mengaku bernama M Syahruddin seperti identitas di paspornya. Nazaruddin tidak mau mengakui identitas diri yang sebenarnya sampai ditemui dan ditanya oleh Dubes RI untuk Kolombia, Michael Manufandu.
"Dia mengaku bukan Nazaruddin. Poto di paspornya agak putih dan muka agak bulat, tapi saya yakin dia Nazaruddin," katanya saat diwawancara
TV One beberapa waktu lalu (Senin, 8/8).
Dituturkannya, Nazaruddin berada di Kolombia sejak 22 Juli lalu. Sementara di Cartagena dia baru empat hari lamanya. "Alasannya dia datang ke Kolombia untuk bisnis dan melakukan penjualan," katanya.
Tak lama setelah diberitahu oleh aparat kepolisian setempat, tutur Michel, dirinya langsung terbang ke Cartagena dari Bogota, ibukota Kolombia. Michael langsung menemui Nazaruddin dan sempat berbincang selama dua jam.
"Saya tidak panggil dia Nazaruddin, biar dia persuasif dan akrab dengan saya. Tapi dari pembeicaraan dia saya sudah tahu bahwa dia nazaruddin," demikian Michael.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: