"Dari substansi SMS Pak Marzuki itu mungkin ada benarnya," kata pengamat politik Burhanuddin Muhtadi di
Metro TV petang tadi.
Diakui Burhan, dalam menyikapi kasus suap M. Nazaruddin dan kasus pemalsuan dokumen Mahkamah Konstitusi yang melibatkan Andi Nurpati, terlihat manajemen internal partai bermasalah. Dalam menyikapi dua kasus itu, terang Burhan, kelihatan antara satu faksi dengan faksi lain itu berbeda kepentingan.
"Dari sisi politis, menurut saya, SMS itu bisa sangat disalahpahami terkait dengan motif politik Pak Marzuki Alie sendiri," sambung Burhan.
SMS ini bisa disalahpahami karena serangan Nazaruddin sebagian besar diarahkan kepada Anas Urbaningrum dan Andi Mallarageng. Tidak satu pun yang diarahkan ke Marzuki.
"Bahkan orang mungkin bisa mengaitkan, jangan-jangan ini akibat dari pertemuan terakhir Pak Nazaruddin (dengan Marzuki Alie) sebelum meninggalkan Indonesia," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: