ANAS VS NAZARUDDIN

Roy Suryo: OC Kaligis Harus Kooperatif Seperti Indra J Pilliang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 08 Juli 2011, 08:58 WIB
Roy Suryo: OC Kaligis Harus Kooperatif Seperti Indra J Pilliang
oc kaligis/ist
RMOL. Dalam menindaklanjuti laporan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Polri harus memeriksa orang-orang yang selama ini mengaku menerima langsung pesan singkat lewat BBM dari mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Nazaruddin.



Demikian dikatakan pakar telematika Roy Suryo kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 8/7).



Beberapa pihak yang harus diperiksa Polisi adalah beberapa media, OC Kaligis, dan orang-orang Demokrat yang mengaku sering berhubungan dengan Nazaruddin. Hal ini untuk memastikan apakah BBM itu betul dari Nazaruddin.



"Memang itu jadi persoalan. Dan yang lebih persoalan lagi, sebelum diverifikasi itu benar dari Nazar atau tidak, sudah ada seseorang yang berkoar-koar di semua media bahkan membacakan itu seolah-olah asli itu dari Nazaruddin tanpa menyebut inisial. Dia ahli hukum malah tidak mengerti hukum," katanya.



"Kalau dulu saya berterima kasih kepada Indra J Pilliang yang dengan sangat baik, meski dia dari Golkar. Bahkan rela memberikan semua data-data handphone-nya ke polisi. Ini pun harus dilakukan oleh polisi terhadap orang yang bernama OCK. Jadi saya tegas saja, OCK harus diperika polisi. Semua isi BBM dari OCK sudah harus disedot, benar tidak ini PIN-nya," tandasnya.



Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Demokrat ini sendiri tidak yakin bahwa BBM itu berasal dari Nazaruddin. Dia mengatakan itu bukan berarti mendukung atau membela Nazaruddin. "Saya tidak ada niat membela Nazaruddin. Bahkan sikap saya cukup keras. Karena dia setidaknya sudah jelas mencoreng nama Demorat," tandasnya.



Apakah itu berarti Anas juga akan mengancam media?



"Oh gini. Kalau media itu, punya kebebasan pers. Media bisa menolak. Saya setuju. Apalagi kalau media memberitakan, saya lebih appreciate. Karena media itu kan memberitakan apa adanya, tidak menambahi dan tidak mengurangi. Tapi, kalau OCK ini ditambahi banget. Dia bilang kalau dibuka akan kisruh negara," jawab Roy. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA