Saat Dirikan PBR, KH Zainuddin MZ Sarankan Dimyati Tetap di PPP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 05 Juli 2011, 11:58 WIB
Saat Dirikan PBR, KH Zainuddin MZ Sarankan Dimyati Tetap di PPP
ahmad dimyati natakusumah/ist
RMOL. Kepergian KH Zainuddin MZ untuk selamanya meninggalkan luka mendalam bagi sahabat-sahabat terdekatnya. Kenangan bersama kiai sejuta umat itu pun seakan terngiang kembali.

"Pak Kyai itu tokoh kharismatik dan ustadz sejuta umat yang sangat dekat dengan beliau. Beliau itu orang yang konsisten dalam dakwah. Saya sangat kehilangan dan turut berlasungkawa yang sedalam-dalamnya," ungkap politisi PPP Ahmad Dimyati Natakusumah kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, (Selasa, 5/7).

Mantan Bupati Pandeglang ini mengenang pada waktu KH Zainuddin MZ meninggalkan PPP dan akan mendirikan Partai Bintang Reformasi. Pada saat itu, kenang anggota Komisi III DPR ini, dirinya pun diundang saat urung rembug pendirian PBR.

"Saya pada waktu itu memberikan masukan pada Pak Kyai asas partai tersebut asas Islam. Walaupun dari para tokoh yang diundang berharap PBR, partai terbuka. Tapi ternyata Pak Kyai tetap konsisten dengan perjuangan dakwah Islam," ungkapnya.

Kenangan lain yang tetap akan diingat Dimyati adalah pada saat MZ memintanya untuk tetap bertahan di PPP, bukan diajak ikut bergabung dengan PBR, partai yang akan didirikan itu.

"Saya diminta oleh Pak Kyai tidak meninggalkan PPP dan agar tetap berjuang di PPP dan Pak Kyai meminta saya untuk tetap mempertahankan asas Islam di PPP. Pak Kyai hanya minta referensi siapa yang layak untuk masuk PBR termasuk membentuk PBR Banten. Saya bantu fasilitasi PBR Banten dideklarasikan di Pandeglang semasa saya jadi bupati di sana," ungkapnya panjang lebar. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA