Nazaruddin menyebut Anas dan Andi menerima uang dari Sesmenpora Wafid Muharam yang diberikannya melalui orang kepercayaannya.
Sesmenpora Wafid Muharam membantah kabar tersebut. Melalui pengacaranya Erman Umar, Wafid membantah semuanya. Ia menegaskan tidak ada pengiriman uang untuk Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng atas perintahnya.
"Nggak ada itu," ujar Erman kepada
Rakyat Merdeka Online, (Jumat malam, 1/7).
Siapa orang kepercayaan Wafid? Sayang Nazaruddin tidak menyebutkannya dalam pesan yang dikirim lewat BlackBarry-nya. Sementara itu, ada informasi yang beredar yang menyebut kalau orang kepercayaan Wafid Muharam adalah Dedy Kusdinar. Sebelum kabar suap Sesmenpora mencuat, Dedy merupakan Kabiro Perencanaan di Kemenpora. Dalam proyek pembangunan wisma atlit senilai Rp 199 miliar, Dedy merupakan pejabat pembuat komitmen pihak Kemenpora.
Dedy sendiri sudah berkali-kali menjalani pemeriksaan penyidik KPK. Benarkah ia pengirim uang untuk Anas dan Andi? Wafid melalui keterangan yang disampaikan Erman Umarm, kembali membantahnya. Mengutip pengakuan Dedy sendiri, Erman menegaskan tidak benar kalau uang jatah dibagi-bagikan Sesmenpora melalui tangan Dedy.
"Kalau soal itu, kan Pak Dedy sendiri sudah membantahnya di media anda," jawab Erman.
[dem]
BERITA TERKAIT: