Menurutnya, ucapan terimakasih dalam surat yang dikirimkan kepada Raja Abdullah tak mengurangi protes keras pemerintah terhadap kasus yang terjadi pada Ruyati binti Satubi.
"Tidak, tidak (mereduksi). Ini bahasa diplomatik," ujar Julian saat diwawancarai Metro TV, (Kamis, 23/6).
Sebelumnya, pengamat politik Tjipta Lesmana menilai ucapan terima kasih tidak perlu dituliskan dalam surat nota protes yang dilayangkan SBY kepada Raja Abdullah. Ucapan terima kasih mencederai sikap protes SBY terhadap pemerintah Arab Saudi.
Dijelaskan Julian, dalam diplomasi, perkataan atau ucapan terima kasih hal yang biasa. Di dunia Internasional hal tersebut merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi. Dan tentunya, sekali lai, hal itu tak mengurangi substansi protes terhadap kasusnya.
"Ini beda. Saya tidak sedang berbicara marah-marah dengan tetangga, dimana saya tidak perlu memperhitungkan yang lain. Tidak seperti itu. Saya kira dalam tataran diplomasi internasional hal seperti itu suatu kefatsunan. Suatu hal yang lazim dan biasa dipakai di dunia internasional. Saya kira Raja Abudullah itu orang yang bijak dan punya wawasan. Beliau pasti akan tahu (ada protes), saat menerima surat dari SBY," katanya.
[dem]
BERITA TERKAIT: