"Bahkan melalui SMS, media online dikatakan Saudari Ruyati itu korban kezoliman dan katanya tidak bersalah. Benarkah itu semua," kata Presiden SBY dalam jumpa pers pagi ini di Istana Presiden, Jakarta.
Karena adanya penilaian seperti itu, Presiden SBY memandang untuk menyampaikan penjelasan secara yang lebih utuh, objektif dan lebih terbuka. Diharapkan dengan penjelaskan itu rakyat Indonesia dapat secara jernih dan menggunakan penalaran yang tinggi mengetahui duduk persoalan kasus TKI.
"Apakah meninggalnya Saudari Ruyati atau pun kasus-kasus yang terjadi di seputar ketenagakerjaan kita di luar negeri. Meski pun kita semua sedih dan berduka, saya memandang perlu sekali memberikan penjelasan yang gamblang kepada rakyat Indonesia untuk diketahui duduk persoalan, apa, mengapa, dan bagaimana," katanya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: