Hal itu diungkapkannya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Senin, 20/6).
"Pertama saya berbela sungkawa kepada keluarga korban. Bagaimana pun juga, Ruyati adalah salah satu pahlawan devisa. Sangat sedih sekali dengan apa yang dari Ruyati," katanya.
Soal pahlawan devisa ini, putri Almarhumah, Evi, juga angkat bicara. Dia menyesalkan, TKI dianggap pahlawan devisa tapi tidak diperhatikan pemerintah.
"Pemerintah selalu mengatakan kalau TKW adalah pahlawan devisa negara, tetapi ketika mereka kena masalah, pemerintah hanya menganggap mereka sampah," kesal Evi Kurniati (32) kepada
Rakyat Merdeka Online di rumah duka di Kampung Ceger, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, tadi malam
. [zul]
BERITA TERKAIT: