TKI DIPANCUNG

Muhammadiyah: Muhaimin Iskandar harus Bertanggung Jawab!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 20 Juni 2011, 08:39 WIB
Muhammadiyah: Muhaimin Iskandar harus Bertanggung Jawab<i>!</i>
muhaimin iskandar/ist
RMOL. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar harus bertanggung jawab atas nasib tragis yang dialami Ruyati Binti Satubi. Tenaga Kerja Indonesia asal Bekasi itu dihukum pancung pada Sabtu lalu karena terbukti bersalah membunuh majikannya Khairiya bin Hamid Mijlid awal 2010 lalu.

Demikian dikatakan ekonom muda Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Senin, 20/6). 

"Muhaimin tidak responsif dan gagal melindungi TKI. Jangankan melindungi TKI yang bekerja di luar negeri yang di dalam negeri saja Muhaimin tidak mampu menunjukkan prestasi dalam melindungi dan membela hak-hak pekerja. Padahal permasalahan buruh migran ini merupakan masalah laten ketenagakerjaan dan ekonomi di Indonesia," ungkap Dahnil.

Menurut Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Pemberdayaan Buruh, Tani, dan Nelayan ini, seharusnya Muhaimin berada di garda terdepan melakukan negoisasi sebelum Ruyati dipancung. Sejalan dengan itu, pemerintah patut menyampaikan protes berkaitan dengan tidak diinformasikan waktu pelaksanaan eksekusi pancung tersebut sebelumnya.

"Indonesia harus berani menunjukkan wibawa dan harkatnya sebagai bangsa.  Pemerintah Arab Saudi jelas mengabaikan etika hubungan antarbangsa berkaitan dengan tidak disampaikannya pelaksanaan eksekusi tersebut," tegas Dahnil, yang juga dosen ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA