Saat ditanya siapa sebenarnya yang sah jadi jubir partai, Roy Suryo membeberkan apa yang ia perbuat saat menduduki posisi yang kini dijabat Ruhut.
"Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Depkominfo DPP Demokrat seharusnya memang lebih banyak ke dalam," kata Roy, yang juga anggota Komisi I DPR kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 27/5).
Secara spesifik, Roy menjelaskan, tugas Depkominfo adalah membangun komunikasi antar-anggota dan memberikan fasilitas komunikasi-informatika ke DPP. Makanya, saat menjabat, Roy melakukan modernisasi KTA-elektronik, website DPP, SMS-broadcast antar-anggota dan sebagainya.
"Jadi memang tidak pernah ada istilah jubir resmi di DPP. Semua masih berhak mengeluarkan statemen asal, ini yang penting, sesuai tupoksinya," papar pakar telematika ini.
Sedangkan tupoksi Andi Nurpati, masih kata Roy, sesuai dengan namanya, komunikasi publik, memang yang seharusnya berbicara ke publik. Meski, dia mengakui, dua pos jabatan tersebut ada plus-minusnya.
"(Tapi), ke depan Mbak Andi harus lebih sering tampil, dibandingkan yang sementara ini dianggap jubir padahal memang bukan," usul Roy.
Apakah betul polemik siapa sebenarnya jubir karena banyak pihak di Demokrat yang tidak senang dengan komentar-komentar Ruhut?
"Mas bisa menilai sendiri," jawabnya singkat sambil tersenyum.
[yan]
BERITA TERKAIT: