Siapa Pun Bisa Jadi Jubir Demokrat, Asal Tidak Asbun!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 26 Mei 2011, 17:58 WIB
Siapa Pun Bisa Jadi Jubir Demokrat, Asal Tidak Asbun<i>!</i>
mamun murod al barbasy/ist
RMOL. Dalam struktur DPP Partai Demokrat, secara spesifik tidak ada jabatan jurubicara. Meski Anas Urbaningrum, sang ketua umum, pernah berpesan semua pengurus harian bisa menjadi jubir partai.

Demikian dikatakan Sekretaris DPP Partai Demokrat Bidang Penegakan Hukum dan HAM Mamun Murod Al Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online, menanggapi polemik siapa sebenarnya jurubicara partai penguasa itu, Ruhut Sitompul atau Andi Nurpati.

"Hanya saja kalau melihat nomenklaturnya, kebetulan posisi Mbak Andi dan Bang Ruhut sama-sama ada komunikasinya. Mbak Andi sebagai Ketua Divisi Komunikasi Politik dan Bang Ruhut sebagai Ketua Depkominfo. Sehingga keduanya bisa mengklaim sebagai jubir partai," terangnya.

Namun, soal siapa yang akan jadi jubir tidak prinsip. Menurutnya, semua pengurus harian partai bisa menjadi jubir partai selama apa yang disampaikan sejalan dengan garis kebijakan partai dan tidak asbun alias asal bunyi. "Kalau asbun mending diam itu lebih baik. Ini yang diinginkan ketum," tandas Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah ini petang ini (Kamis, 26/5).[zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA