"Saya nggak tahu istilah itu dari mana. Memang ketua umum mengatakan siapa pun boleh saja bicara," kata Andi kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 26/5).
Hal itu dikatakan Andi saat dimintai tanggapan siapa sebenarnya jubir partai penguasa tersebut, apakah dirinya atau Ruhut Sitompul.
"Bang Ruhut itu Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi. Saya Ketua Divisi Komunikasi Publik, salah satunya membawahi tentang media. Tupoksinya beda, walaupun memang ada kemiripan. Itulah klarifikasi saya. Saya tidak tahu apakah perlu menunjuk khusus siapa (yang jadi Jubir)," terang mantan anggota KPU ini.
Andi tak mau menanggapi tudingan Ruhut bahwa isu itu sengaja dikeluarkan oleh kubu Andi Mallarangeng yang tak suka kepemimpinan Anas Urbaningrum. Andi berpegangan kepada arahan SBY pada saat pelantikan tahun lalu, yang meminta agar kubu-kubuan yang ada pada saat Kongres ditutup.
"Ya kita patuh terhadap beliau. Nggak ada manuver-manuver. Pak Anas juga menyatakan ayo kita bersatu untuk kepentingan Demokrat," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: