"Saya kira tidak ada relevansinya bila dikaitkan dengan profesi-profesi tertentu," kata mantan Direktur Lembaga Yayasan Bantuan Hukum Indonesia, Munarman, kepada
Rakyat Merdeka Online (Senin, 25/4).
Menurut Munarman, yang harus diperhatikan itu adalah kenapa setiap ada kejadian bom selalu berhubungan dengan Badan Narkotik Nasional, yang dipimpin Komjen Gories Merre. Menurutnya, alasan itu harus yang dicari.
"Bom buku juga ada BNN (salah satu target) tanpa diketahui siapa yang meletakkan. Padahal di BNN itu banyak kamera pengamannya. Ini juga tiba-tiba istrinya si Pepi bekerja di BNN. Ini kan pertanyaan besar menurut saya. Harus ditelusuri ini, ada apa?" Ketua Front Pembela Islam ini mempertanyakan.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: